Laman

Senin, 04 April 2011

Coretan 11

Banyak anak, banyak rejeki
Menurut manusia modern saat ini, statement itu sangat tidak tepat. Aktivitas mendidik anak dianggap sesuatu yang tidak komersil dan membuang-buang waktu. Punya anak satu saja sudah kepayahan mengurusnya, apalagi sampe 10 anak sekaligus. Konteks ini akan penulis perluas dengan lingkup negara. Suatu negara dengan wilayah yang cukup luas, ditambah laju pertumbuhan penduduk yang luar biasa tinggi, hingga akhirnya beberapa dekade yang telah lewat, pemerintah menerapkan program KB. Dua anak cukup!

Harapan program KB atau penahanan laju pertumbuhan penduduk secara kuantitas adalah agar terjadi keseimbangan antara alam dengan populasi manusia. Jika populasi manusia tidak dikendalikan, bukan tidak mungkin akan merusak keseimbangan alam. Tentu saja, statement itu menurut versi penggagas KB.

Kita mungkin pernah mendengar statement salah satu tokoh besar dunia, Mahatma Gandhi. Bumi ini akan selalu cukup memenuhi kebutuhan manusianya, tapi bumi tidak akan pernah cukup bagi manusia serakah!Permasalahan yang ditekankan manajemen sumber daya manusia versi Mahatma Gandhi bukan pada pengendalian jumlah penduduk, tapi pada peningkatan kualitas manusianya. Kualitas disini tentu tidak hanya diukur menurut versi pemikiran2 western yang menekankan pada materi, tapi juga peningkatan untuk tujuan ukhrawi. Orang pintar sudah banyak, tapi kebanyakan juga keblinger karena pintarnya tidak dibarengi dengan peningkatan ukhrawinya. Cerdas, tapi licik. Mengelola sumber daya manusia versi barat, jika kita kaji lebih mendalam, akan berujung pada penekanan aspek keserakahan akan dunia.Silahkan cek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar